Sabtu, 03 November 2012

3 tahun lalu


1 tahun kelas yg terakhir aku duduki di sekolah dasar, kelas 6. Kelas penentuan dimana aku akan pergi ke sekolah lanjutan, di kelas itu juga aku dan manda mencoba berlatih menjadi dewasa. Tapi tetap lah kita masih seperti anak kecil. Yang bermetamorfosa menjadi remaja.
Aku berfikir, aku akan meninggalkan manda, teman-temanku yg lainya, guru, dan yg lainya. Dan disitulah aku mulai berfikir tentang masa depanku. Aku dulu ingin satu sekolah lagi dengan manda,di smp n 1 malang. Disitu lah kami menggantungkan mimpi kita. Tapi sayang manda lah yg bisa meraih mimpi itu, ketika pengumuman nilai ujian nasional tingkat sd dimulai, kami saling berpegangan tangan (kami bukan lesbi). Manda mendapat nilai yg memuaskan dg rata-rata 90,3. Sedangkan aku ? Ketika namaku disebutkan, dan aku menerima undangan berupa surat lembaran, perlahan lahan aku membuka nya. Alangkah kagetnya, dg nilai 87 apaaaaaaaaaaaaaaa? *tea with shocking soda* Manda kecewa sekali melihat nilai yg aku dapatkan, karena aku shock melihat hal itu. Apa dayaku? Aku menangis dipundak manda, dipeganglah kemudian pudakku oleh manda. Dan dia berkata kepadaku “sudah sa, nggak papa. Syukuri ajaa, nanti ada hal yg terbaik kok. Kalau kita nggak satu smp, kita harus satu sma yaa” setelah aku mendengar kata-kata itu, aku tersenyum kecil, tak kusangka dia mengatakan itu kepadaku. Aku bahagia, walau kita jauh. Aku bahagia walau sekarang manda jarang menghubungiku, walau sekarang aku tau dia sibuk. Walau aku rasa, dia sudah mempunyai teman yg lebih dari aku, tapi aku tetap menyayanginya

Sebelumnya…
Dulu aku memang terkenal sebagai anak yang sangat nakal, bahkan nakal sekali. Coba bayangkan, aku selalu mengerjai anak laki-laki yang lemah, aku selalu membuat kelas gaduh, bahkan pernah, aku memanjat pohon beringin di halaman sekolah. Ketika aku sampai diatas pohon, bel sekolah berbunyi. Aku bergegas dg terburu-buru turun, tanpa kusadari rok bawahan yg ku pakai tersangkut di salah satu cabang pohon, karena aku tergopoh ingin segera masuk kelas. Aku memaksa turun dan yg terjadi rok belakangku sobek. Meski tau hal itu aku malah tertawa terbahak-bahak coba bayangkan sebego apa aku? Dengan memegangi rok belakangku, aku ditertawakan teman se kelas, bel istirahat ke 2 berbunyi, aku sengaja tidak keluar kelas karena malu. Memang sangat berandal yaa? Oh ya,aku dijuluki preman di SD entah memang sangat nakal atau kah aku mirip preman yaa? Kurasa tidak, aku cantik, berwibawa seperti seorang kapiten. (apa hubunganya coba)
Seragam olah ragaku dulu juga pernah aku gunting, dan mungkin aku orang yg sangat menyeni. Aku sengaja menggunting baju itu dg gunting rumput, waktu itu aku berfikir. Apakah gunting yg aku pakai masih bisa digunakan? Sangat-sangat bodoh jika aku ingat sampai sekarang. Aku mengguntingnya tepat dibagian pusarku, jadi jika dilihat ketika aku memakai seragam itu, sangat-sangat konyol, ada lubang diseragam olah raga, mungkin jika orang lihat mereka akan berfikir. Apakah aku yg memakainya ini orang yg tak waras? Ataukah mereka berfikir, bahwa aku ini berambisi keras menjadi seorang designer pro yg memiliki butik dan bercabang diseluruh dunia. Bahasa kerenya “Punguk merindukan bulan”
Aku juga pernah, membuat guru menangis? Inilah aku, aku tak bisa berbuat baik. Mungkin aku bisa berbuat baik, tapi sedikit. Penyebabnya adalah, aku menghina beliau sebagai guru yg tidak mengerti (MURID KURANG AJAR).
Guru : “annisa, apa fungsi pupil dengan iris?”
Aku : (seketika itu aku sedang berbicara sendiri) “pupil tugasnya mengatur cahaya yg masuk. Sedangkan iris meneruskan cahaya yg masuk
Guru : “salah, (lupa jawabanya apa)
Aku berkata “Opo? Guru kok ngene, mosok nerangno salah”. Tanpa kecuali, manda juga ikut-ikutan mendukung perkataanku (merasa sok benar)
Seketika itu guruku pun, berhenti menerangkan dan duduk manis di mejanya, dia terdiam sejenak, tak kusangka dia meneteskan air mata. Dan bergegas pergi meninggalkan kelasku. Aku heran. Apa karena aku berbicara seperti itu dia menangis? Apa karena dia menangis karena dia tau bahwa dia salah? (aku kurang ajar ancene)
Esoknyaa..
Aku dan manda yg aku provokatori di panggil wali kelasku, beliau bertanya kenapa terjadi seperti itu? Aku pun menjawabnya. Hebatnya wali kelasku berpihak kepadaku, beliau membelaku. Beliau berkata “iya memang bu *tittt* sangat gampang nangisan. Biar wes biar, beda sama saya, kalau saya salah. Ada buktinya baru saya percaya, lha bu *tiit* hanya menang sendiri. Biar wes biar, turuti aja apa katanya, biar seneng”.
Hahaha.. aku tidak salah bung, aku benaar. Lalu pertanyaannya, SIAPA TERSANGKANYA?

waktu pelajaran yg paling aku tidak suka Pendidikan Kewarganegaraan. Guruku cowok yg hobinya jadi penghulu, setiap anak yg tidak mengerjakan PR, yg ramai sendiri, akandisuruh maju kedepan berdiri. Jika ada salah satu dari mereka laki laki dan perempuan yg berdiri didepan, maka beliau akan menyorak I nya dg kata “Yaa nabii salam alaika, ya rosul salam alaika…” yaa seperti itulah, menurutku. Kenapa orang ini menjadi guru yaa? Kok bukan penghulu, apa cita-citanya dulu penghulu terus nggak kesampean jadi guru? Akhirnya frustasi dan melampiaskan itu kepada murid-muridnya?/????

aku pernah terlibat acara perkawinan yg aneh dan nggak jelas itu, waktu itu aku sibuk membaca komik, aku membaca hingga tak menyimak apa yg beliau katakan, akhirnya aku ditunjuk unk mengulangi perkataannya, aku tak tau. Disurulah aku keluar kelas dg membawa komik itu dan membacanya di sana, aku malah merasa senang jika seperti itu. Ya sudah aku diluar membaca komik, tak lama kemudian 3 anak dikeluarkan sekaligus karena entah apa yg mereka lakukan, mungkin membaca majalah bobo tentang putri nirmala dan oki? Atau membaca buku resep masakan *bodo*. Nah ada 4 anak didepan kls termasuk aku, setelah itu, aku disuruh msuk ke dalam kelas, tapi tak boleh duduk terlebih dahulu. Aku harus berdiri didepan kelas dan menjawab pertanyaanya. Ealaah.. kok yaa ketepak an ada ananta, cowok cungkring secungkringcungkringnya. Cupu banget, dan seperti alien berbadan biru (itu avatar kan?) dia mendampingiku didepan kls. ALAMAT.. pasti aku di ijab qobulkan, ternyata benar. Dan sialnyaa. ITU MENJADI BAHAN OLOKAN. Kurasa itu sangat menjijikan!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar